Ainal Mardiah Lahir di Sigli 5 Juli 1979. Menyelesaikan Pendidikan Dasar di SDN Jurong Mesjid dan SMPN 1 Kembang Tanjung, Menamatkan SMAN 1 Kembang Tanjung Sigli pada tahun 1997. Menempuh Perguruan Tinggi pada tahun 1997 di Universitas Unsyiah Banda Aceh , Menyelesaikan kuliah pada tahun 2002
Makanan
sehat adalah dengan meramu berbagai jenis makanan yang seimbang,
sehingga terpenuhi seluruh kebutuhan gizi bagi tubuh dan mampu dirasakan
secara fisik dan mental (Prasetyono, 2009).
Menurut Hulme, “makanan sehat” adalah makanan dalam arti yang
sesungguhnya dan mampu menikmati makanan tersebut. Makanan yang sehat
harus terdiri dari makanan utama dan makanan penunjang. Makanan sehat
tersebut juga dikenal dengan istilah 4 dan 5 sempurna, tetapi
kepopulerannya sudah mulai memudar karena berbagai alasan. Makan dengan
lauk pauk tahu, tempe, sepotong daging, dan serta mangkuk sayur masih
belum cukup memenuhi kebutuhan gizi. Bila dilihat, menu makan tersebut
sudah dianggap memenuhi kebutuhan kalori dan protein, tetapi apakah di
dalamnya sudah tercakup nutrisi lain yang diperluhkan tubuh.
Zat-zat gizi yang terkandung dalam makanan sehat
Protein
Protein dalam tubuh merupakan asam amino esensial yang diperlukan sebagai zat pembangun, yaitu untuk:
Pertumbuhan dan pembentukan protein dalam serum, hemoglobin, enzim, hormone dan antibody.
Menggantikan sel-sel yang rusak
Memelihara keseimbangan asam basa cairan tubuh
Sumber energy
(RS.Cipto Mangunkusumo dan Persatuan Ahli Gizi, 2008)
Mineral
Mineral
merupakan bagian dari tubuh dan memegang peranan penting dalam
pemeliharaan fungsi tubuh, baik pada tingkat sel, jaringan, organ maupun
fungsi tubuh secara keseluruhan. Didalam ketersediaanya tidak semua
bahan makanan bisa mengandung mineral yang bisa digunakan untuk
keperluan tubuh, dan dimanfaatkan oleh tubuh.
Sumber makanan yang mengandung mineral :
Kalsium terdapat dalam susu dan keju
Natrium terdapat dalam garam dapur
Kalium terdapat dalam daging dan buah-buahan.
Fosfor, klorin, Mg dan sulfur terdapat dalam susu dan daging
Fungsi umum mineral dalam tubuh adalah sebagai berikut :
Memelihara
keseimbangan asam basa tubuh dengan jalan penggunaan mineral pembentuk
asam (khlorin), fosfor (belerang dan mineral), pembentuk basa (kapur,
besi, magnesium, kalium, dan natrium).
Mengkatalisasi reaksi dalam pemecahan karbohidrat, lemak, dan protein serta pembentukan lemak dan protein dalam tubuh.
Vitamin
Vitamin
adalah zat organik yang kompleks yang dibutuhkan dalam jumlah sangat
kecil dan pada umumnya tidak didapat dibentuk oleh tubuh. Oleh karena
itu harus didatangkan dari makanan. Vitamin termasuk kelompok zat
pengatur pertumbuhan dan pemeliharaan kehidupan. Tiap vitamin mempunyai
tugas spesifik di dalam tubuh. Karena vitamin dapat rusak karena
penyimpanan dan pengolahan. (Sunita, 2007).
Vitamin terbagi atas :
Vitamin yang larut dalam lemak :
Vitamin A
Berguna
untuk pertumbuhan, penglihatan, reproduksi, dan pemeliharaan kesehatan
sel epitel. Sumber makanan vitamin A pepaya, wortel, apel.
Vitamin D
Berperan
dalam penyerapan dan metabolisme kalsium dan fosfor, serta pembentukan
tulang dan gigi. Tubuh manusia mampu membuat vitamin D dengan
pertolongan sinar ultraviolet yang berasal dari matahari yang mengenai
kulit.
Vitamin E
Sebagai
anti oksidan untuk berbagai substansi yang larut dalam lemak, misalnya
vitamin A dan asam lemak tak jenuh. Kekurangan vitamin E dapat
menyebabkan kerusakan saluran darah dan perubahan permeabilitas saluran
kapiler sertta dapat menyebabkan kemandulan.
Sumber makanan : minyak sayuran, butiran padi-padian yang utuh, sayuran berdaun hijau dan kecambah.
Vitamin K
Berperan dalam sistem pembekuan darah.sumber makanan pada daun yang hijau, daging domba, susu dan produk susu.
No Comments Yet
Add your comment